Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS), terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PKMI), sekaligus menjajaki berbagai peluang kerja sama akademik di Thailand. Kegiatan yang berlangsung pada 13–16 Juli 2026 tersebut dipimpin oleh Ketua Program Studi PKP, Dr. Ir. Emi Widiyanti, S.P., M.Si., bersama Dekan Fakultas Pertanian UNS serta jajaran Ketua Program Studi Sarjana dan Magister di lingkungan Fakultas Pertanian.
Kegiatan PKMI diselenggarakan bekerja sama dengan Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Thailand (Permittha) Simpul Chulalongkorn University dengan sasaran mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi jenjang sarjana, magister, maupun doktor di berbagai perguruan tinggi di Thailand. Sebanyak 12 peserta mengikuti kegiatan secara luring di Islamic Studies Petchaburi, Bangkok, sementara 20 peserta lainnya bergabung secara daring melalui platform Zoom.

Mengusung semangat berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat jejaring akademik, kegiatan ini menjadi ruang diskusi mengenai pengembangan kapasitas akademik, peluang kolaborasi riset, publikasi ilmiah, serta penguatan peran mahasiswa Indonesia sebagai duta akademik di luar negeri. Melalui forum tersebut, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun jejaring internasional sebagai bekal menghadapi tantangan global di bidang pertanian, penyuluhan, dan pembangunan pedesaan.
Selain melaksanakan pengabdian kepada masyarakat internasional, delegasi Fakultas Pertanian UNS juga melakukan serangkaian kunjungan ke sejumlah institusi strategis di Thailand sebagai bagian dari upaya memperluas kemitraan internasional. Beberapa institusi yang dikunjungi antara lain Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Thailand, Asian Institute of Technology (AIT), Kasetsart University, serta Big Bee Farm. Pertemuan-pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk berdiskusi mengenai peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan inovasi berbasis sektor pertanian.
Ketua Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, Dr. Ir. Emi Widiyanti, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi Prodi PKP dalam memperluas jejaring internasional sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Thailand, kami sedang menjajaki berbagai bentuk kolaborasi akademik, antara lain penyelenggaraan kuliah bersama (joint lecture), pertukaran mahasiswa dan dosen (student and lecturer exchange), serta pengembangan program inbound dan outbound mahasiswa. Kami berharap kerja sama ini dapat membuka lebih banyak peluang internasional bagi sivitas akademika sekaligus memperkuat daya saing lulusan Prodi PKP di tingkat global,” ungkap Dr. Emi Widiyanti.
Dekan Fakultas Pertanian UNS menambahkan bahwa internasionalisasi tidak hanya diwujudkan melalui mobilitas mahasiswa dan dosen, tetapi juga melalui penguatan kolaborasi kelembagaan yang berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan pembangunan pertanian secara global. Oleh karena itu, kemitraan dengan institusi pendidikan, lembaga pemerintah, maupun sektor industri di luar negeri menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi visi Fakultas Pertanian UNS sebagai fakultas yang unggul, inovatif, dan bereputasi internasional.
Melalui rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional dan penjajakan kerja sama ini, Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian berharap dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan berbagai institusi di Thailand. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai program akademik yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, maupun masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Fakultas Pertanian UNS sebagai institusi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan pertanian di tingkat internasional.

