Surakarta – Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (PKP), Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (FP UNS) menerima kunjungan studi banding dari dosen Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang pada Senin (11/5/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–14.00 WIB tersebut menjadi ajang penguatan kolaborasi dan pertukaran pengalaman dalam pengelolaan akademik antarperguruan tinggi.

Rombongan dosen dari Polbangtan Malang yang berjumlah lima orang diterima secara langsung oleh pimpinan Fakultas Pertanian UNS, yakni Dekan dan Wakil Dekan FP UNS. Setelah sesi penyambutan dan diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke laboratorium dan fasilitas pendukung pembelajaran di lingkungan Prodi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian FP UNS. Kegiatan studi banding ini bertujuan untuk saling belajar dan berbagi praktik baik dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, meliputi pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penjaminan mutu, akreditasi, pengelolaan jurnal dan publikasi ilmiah, serta berbagai kegiatan akademik lainnya.

Kepala Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian FP UNS, Dr. Ir. Emi Widiyanti, S.P., M.Si., menyambut baik kunjungan tersebut sebagai langkah positif dalam memperkuat jejaring dan kerja sama antarprogram studi. “Kerja sama seperti ini sangat penting untuk saling belajar dan bertukar pengalaman dalam meningkatkan kualitas akademik maupun pengelolaan program studi,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Polbangtan Malang, Dr. Rita Despita, S.P., M.P., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Prodi PKP FP UNS. “Kami merasa sangat senang dan mendapatkan banyak pembelajaran berharga dari kunjungan ini. Semoga kolaborasi kedua institusi dapat terus terjalin dengan baik ke depannya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, kedua institusi diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi pertanian yang adaptif dan berkualitas. Selain mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan tujuan ke-17 mengenai kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDGs tujuan ke-2 tentang tanpa kelaparan melalui penguatan kapasitas pendidikan dan penyuluhan pertanian, serta tujuan ke-9 terkait inovasi dan pengembangan institusi pendidikan yang berdaya saing dan berkelanjutan.