Surakarta – Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta Bersama HM Pelita sukses menyelenggarakan AGRIXPLOSION 2026 pada Selasa (4/8/2026) di Aula Fakultas Pertanian UNS dengan mengusung tema “Empowering Youth Through Agri-Tech Innovation to Achieve Food Security and Economic Growth”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan generasi muda untuk memperluas wawasan mengenai inovasi teknologi pertanian serta perannya dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi.
AGRIXPLOSION 2026 tidak hanya menghadirkan seminar internasional sebagai puncak kegiatan, tetapi juga menjadi rangkaian kegiatan yang mewadahi kreativitas dan gagasan generasi muda melalui Essay Competition, Infographic Competition, dan Videography Competition.
Rangkaian AGRIXPLOSION 2026 diawali dengan welcome speech dari Aulia Dias Permatasari selaku Ketua Pelaksana AGRIXPLOSION 2026. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Ir. Emi Widiyanti, M.Si. selaku Ketua Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian UNS. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng. selaku Dekan Fakultas Pertanian UNS sekaligus perwakilan Rektor Universitas Sebelas Maret. Dalam momen tersebut turut hadir Prof. Dr. Ir. Agung Wibowo, S.P., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, serta Dr. Ir. Sapja Anantanyu, S.P., M.Si., CTMP., Dr. Hanifah Ihsaniyati, S.P., M.Si., Eksa Rusdiyana, S.P., M.Sc., Putri Permatasari S.P., M.Si. dan Arip Wijiyanto, S.P., M.Si. yang merupakan dosen dari Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian.

Memasuki sesi utama, AGRIXPLOSION 2026 menghadirkan Bara Yudhistira, S.T.P., M.Sc., Ph.D. sebagai pembicara pertama. Sebagai akademisi UNS di bidang Ilmu dan Teknologi Pangan, beliau memberikan perspektif mengenai perkembangan inovasi dan teknologi dalam sektor pangan.
Sesi berikutnya menghadirkan Agus Wibowo, S.P., Founder Agro Lestari Merbabu sebagai pembicara kedua. Berbekal pengalaman di dunia praktis dan pengembangan usaha pertanian, beliau memberikan perspektif mengenai penerapan inovasi dalam sektor pertanian. Materi yang disampaikan menjadi penghubung antara konsep inovasi yang dibahas secara akademis dengan realitas dan peluang pengembangan pertanian di lapangan.
Sesi terakhir menghadirkan Prof. Apichart Jai-Aree dari Department of Human and Community Resource Development, Kasetsart University, Thailand sebagai pembicara ketiga sekaligus pembicara internasional dalam AGRIXPLOSION 2026. Kehadiran Prof. Apichart melalui Zoom Meeting memberikan perspektif internasional mengenai pengembangan sumber daya manusia dan inovasi di sektor pertanian.

Rangkaian materi dari ketiga pembicara memberikan perspektif yang saling melengkapi, mulai dari inovasi di bidang pangan, penerapan inovasi dalam praktik pertanian, hingga perspektif internasional mengenai pengembangan sumber daya manusia pertanian.
Melalui semangat “Youth in Action, Farming with Innovation” AGRIXPLOSION 2026 diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda pertanian yang adaptif, inovatif, dan siap mengambil peran dalam mewujudkan ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
